Penatalaksanaan Luka

Posted on April 25th, 2018

  • PENGERTIAN

Merupakan tindakan untuk merawat luka dan melakukan pembalut dengan tujuan mencegah infeksi silang (masuk melalui luka) dan mempercepat proses penyembuhan luka

  •  TUJUAN

Perawatan luka bertujuan untuk meningkatkan proses penyembuhan jaringan dan mencegah infeksi serta mempercepat proses penyembuhan luka oleh karena itu perawatan luka pasca operasi, baik operasi besar maupun operasi kecil.

 

FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENYEMBUHAN LUKA

Proses penyembuhan luka dipengaruhi beberapa faktor :

  1. Vaskularisasi, mempengaruhi luka karena luka membutuhkan keadaan peredaran yang baik untuk pertumbuhan sel.
  2. Anemia, memperlambat proses penyembuhan luka mengingat perbaikan sel membutuhkan kadar protein yang cukup.
  3. Usia, kecepatan perbaikan sel berlangsung sejalan dengan pertumbuhan, kematangan usia seseorang.
  4. Nutrisi
  5. Obat-obatan, merokok, stress
  • PENYEBAB LUKA

Faktor-faktor yang mempengaruhi penyembuhan luka :

  • Trauma
  • Panas dan terbakar baik fisik maupun kimia
  • Gigitan binatang atau serangga
  • Tekanan
  • Gangguan vascular, arterial, vena atau gabungan
  • Immunodefisiensi
  • Malignansi
  • Kerusakan jaringan ikat
  • Penyakit metabolik, seperti diabetes
  • Defisiensi nutrisi
  • Kerusakan psikososial
  • Efek obat-obatan
  1. JENIS-JENIS LUKA

Berdasarkan kategori :

  1. Luka accidental adalah cedera yang tidak disengaja seperti pisau, luka tembak, luka bakar dll.
  2. Luka bedah merupakan terapi yang direncanakan seperti insisi bedah, circumcisi dll.
  • Berdasarkan integritas kulit :

Luka terbuka dan tertutup

  • Berdasarkan descriptors :
  1. Aberasi yaitu luka akibat gesekan kulit
  2. Puncture yaitu luka akibat tusukan
  3. Laserasi yaitu luka sobek
  4. Kuntosio yaitu luka memar

 

ALGORITMA PENATALAKSANAAN LUKA

Ada 6 kategori luka :

  1. Luka akut
  2. Luka kronik (nekrotik hitam, kering)
  3. Luka kronik (nekrotik kuning, basah)
  4. Luka kronik (merah dengan cairan kuning kehijauan atau pus infeksi)
  5. Luka kronik (merah, basah/granulasi)
  6. Luka kronik (merah muda)

 

LANGKAH PERTAMA SEBELUM PENATALAKSANAAN LUKA

  1. Cuci tangan
  2. Gunakan sarung tangan
  3. Buka balutan
  4. Ganti sarung tangan
  5. Disinfeksi mulai bagian tengah luka ke arah luar/ketepi luka

 

  1. Luka Akut
  • Anastesi lokal
  • Cuci dengan sabun antiseptik
  • Bilas dengan NaCl 0,9%
  • Bersihkan luka dari jaringan mati dan benda asing dengan pinset
  • Irigasi dengan NaCl 0,9% atau aquadest
  • Keringkan dengan kassa steril
  • Lakukan penutupan luka jika memungkinkan
  • Dressing luka (lembab + kassa)
  1. Luka Kronik ( Nekrotik Hitam, Kering )
  • Cuci tangan sabun antiseptik
  • Bilas dengan NaCl 0,9%
  • Surgical debridement (jika memungkinkan), jika tidak
  • Irigasi dengan NaCl 0,9% / aquadest
  • Keringkan dengan kassa steril
  • Transparent dressing
  • Antibiotik
  1. Luka Kronik ( Nekrotik Kuning, Basah )
  • Cuci dengan sabun antiseptik
  • Bilas dengan NaCl 0,9%
  • Surgical debridement jika memungkinkan, jika tidak
  • Irigasi dengan NaCl 0,9% / aquadest
  • Keringkan dengan kassa steril
  • Transparent dressing
  • Antibiotik
  1. Luka Kronik ( Merah Dengan Cairan Kuning Kehijauhan )
  • Kultur pus/nanah
  • Cuci dengan sabun antiseptik
  • Bilas dengan NaCl 0,9%
  • Surgical debridement jika memungkinkan, jika tidak
  • Irigasi dengan NaCl 0,9% / aquadest
  • Keringkan dengan kassa steril
  • Transparent dressing
  • Antibiotik
  1. Luka Kronik ( Merah, Basah / Granulasi )
  • Cuci dengan sabun antiseptic
  • Bilas dengan NaCl 0,9%
  • Absorbent dressing + transparent dressing
  1. Luka Kronik ( Merah Muda )
  • Cuci dengan sabun antiseptik
  • Bilas dengan NaCl 0,9%
  • Lakukan perawatan secara lembab yang dapat merangsang epitelisasi
  • Kassa non adherent + transparent dressing